Ungkapan BJ Habibie soal akhirat yang bikin merinding
Saat kematian itu kian mendekat Kalau lah sempat? Renungan untuk kita semua !!!
(by BJ Habibie ketika berpidato di Kairo, beliau berpesan "saya diberikan kenikmatan oleh Allah ilmu teknologi sehingga saya bisa membuat pesawat terbang. Tapi sekarang saya tahu bahwa ilmu agama itu lebih bermanfaat untuk umat. Kalau saya disuruh memilih antara keduanya saya akan memilih ilmu agama")
Sepi penghuni Istri sudah meninggal Tangan menggigil karena lemah Penyakit menggerogoti sejak lama Duduk tak enak, berjalan pun tak nyaman Untunglah seorang kerabat jauh mau tinggal bersama menemani beserta seorang pembantu
Tiga anak semuanya sukses Berpendidikan tinggi sampai keluar negeri "Ada yang sekarang berkarir diluar negeri" "Ada yang bekerja di perusahaan asing dengan posisi tinggi "
"Dan ada pula yang jadi pengusaha "Namun Saat tua seperti ini " dia merasa hampa "ada "pilu mendesak" disudut hatinya
Tidur tak nyaman Ia berjalan memandangi foto foto masa lalu nya Ketika masih perkasa dan energik yang penuh kenangan Dirumah yang besar dia merasa kesepian Tiada suara anak, cucu, hanya detak jam dinding yang berbunyi teratur Punggungnya sakit, sesekali air liur keluar dari mulutnya Dari sudut mata ada air mata yang menetes Rindu dikunjungi anak-anak nya...
Tapi semua anaknya sibuk dan tinggal jauh dikota dan negara lain Ingin pergi ketempat ibadah namun badan tak mampu berjalan
Sudah terlanjur melemah Begitu lama waktu bergerak, tatapannya hampa, jiwanya kosong, hanya gelisah yang menyerukan sepanjang waktu
Orang tua renta itu Barangkali adalah saya...atau barangkali adalah Anda yang membaca tulisan ini suatu saat nanti
Hanya menunggu sesuatu yang tak pasti
Yang pasti hanyalah kematian
Rumah besar tak mampu lagi menyenangkan hatinya Anak sukses tak mampu lagi menyejukkan rumah mewahnya yang ber AC
Cucu cucu yang hanya seperti orang asing yang datang Aset aset produktif yang terus menghasilkan Entah untuk siapa
Kira kira jika malaikat datang menjemput
Akan seperti apakah kematiannya nanti
Siapa yang akan memandikannya?
Dimana akan dikuburkan??
Sempatkah anak kesayangan dan kebanggaan menjadi datang mengurus jenazah dan mengubur kan??? Amal apa yang akan di bawa ke akhirat nanti? Rumah akan ditinggal Aset juga akan ditinggal pula Anak anak entahlah akan ingat berdoa untuk kita atau tidak??
Sedang ibadah mereka sendiri aja belum tentu dikerjakan Apalagi kalau anak anak tak sempydi didik tuntunan agama Ilmu agamanya hanya sebagai sisipan saja...
Kalaulah sempat menyumbang yang cukup berarti di tempat ibadah, rumah yatim, panti asuhan, atau ketempat tempat di jalan Allah lainnya "Kalaulah sempat" dahulu membeli sayur dan melebihkan uang pada nenek tua yang selalu datang "Kalaulah sempat" memberikan sandal untuk disumbangkan ketempat ibadah agar dipakai oleh orang yang memerlukan "Kalaulah sempat" membelikan buah buat tetangga, kenalan, kerabat dan handai taulan...
Kalaulah kita tidak kikir terhadap sesama, mungkin itu semua akan menjadi amal penolong nya... Kalaulah dahulu anak disiapkan menjadi orang yang saleh... Dan ilmu agama yang lebih diutamakan..
Ibadah, sedekah dan di bimbing, diajarkan, diperhatikan,...maka mungkin senantiasa akan "terbangun malam" akan meneteskan air mata, mendoakan orang tuanya...
Kalaulah sempat membagi limu dengan ikhlas sehingga bermanfaat bagi sesama
"KALAULAH SEMPAT"...
Mengapa kalau sempat... Mengapa itu semua tidak jai perhatian utama kita?? Sungguh kita tidak adil pada diri sendiri... Mengapa kita tidak lebih serius... Menyiapkan bekal untuk menghadap-Nya??? Dan mempertanggungjawabkan kepadaNya...?? Jangan terbuai kepada kehidupan dunia yang melalaikan...
Kita boleh saja berusaha giat di dunia..
Tapi jadikan itu untuk bekal kita kepada perjalanan panjang dan kekal di akhir nanti...
Teruslah menjadi si Penabur kebajikan selama hayat masih dikandung badan meski hanya sepotong pesan
Semoga bermanfaat 🙏🙏
Prof. Dr. Ing. BJ HABIBIE
0 Komentar
Terima kasih atas kunjungan Anda🙏🏼