Kalahkan Donald Trump, Maria Corina Machado Rebut Nobel Perdamaian 2025
Berita BOMBASTIS yang langsung mengguncang jagat internasional! Tim kepresidenan Amerika Serikat yang terus menolak mengakui Maria Corina Machado sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2025, kini resmi menggelar pertemuan khusus – memanggil langsung pemenang tersebut ke Gedung Putih pada tanggal 14 Januari 2026 dengan satu tujuan yang tak bisa disembunyikan: MEMBAHAS KEMBALI keputusan final yang telah diumumkan Komite Nobel pada Oktober tahun lalu! 🚨
"Kita tetap yakin bahwa Presiden Donald Trump lah yang layak mendapatkan penghargaan ini – bukan siapa pun lainnya!" teriak juru bicara tim inti AS saat konferensi pers mendadak. Mereka menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya serius untuk "menyampaikan fakta-fakta yang belum terungkap" dan meminta Komite Nobel untuk "merevaluasi keputusan yang jelas salah".
Padahal sejak pengumuman resmi, Komite Nobel dari Oslo telah beberapa kali menegaskan bahwa pemilihan Machado didasarkan pada evaluasi ketat selama bertahun-tahun, berdasar pada perjuangannya untuk membawa demokrasi, melindungi hak asasi manusia, dan mencapai transisi damai di Venezuela. Mereka bahkan menyatakan bahwa keputusan tersebut tidak dapat diubah atau direvisi sesuai dengan peraturan yang telah berlaku sejak tahun 1901.
Namun tim AS tetap tidak mau menyerah – mereka mengklaim telah menyiapkan ribuan dokumen dan bukti video tentang kontribusi perdamaian Presiden Trump, termasuk penyelesaian konflik di Jalur Gaza, kawasan Sahara, serta peran krusialnya dalam membantu rakyat Venezuela keluar dari kediktatoran Nicolas Maduro. "Kita tidak akan membiarkan prestasi besar Presiden kita terabaikan begitu saja! Pertemuan ini adalah awal dari perubahan yang harus terjadi!" lanjut mereka dengan nada penuh semangat.
Saat ini dikonfirmasi bahwa Machado telah menerima undangan dan akan menghadiri pertemuan tersebut. Sumber dekat dengan dirinya mengungkapkan bahwa dia ingin menggunakan kesempatan ini untuk menjelaskan bahwa penghargaan tersebut adalah untuk seluruh rakyat Venezuela, namun juga menghargai dukungan pemerintah AS dalam perjuangan demokrasi negaranya.
Berita ini langsung menjadi sorotan panas di seluruh dunia – banyak negara dan lembaga internasional menyatakan kekhawatiran bahwa sikap tim AS bisa merusak integritas Hadiah Nobel yang selama ini menjadi simbol harapan dan kerja damai bagi umat manusia. Beberapa ahli bahkan menyebutkan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Nobel terjadi upaya semacam ini untuk menggugat keputusan final!
AKANKAH PERTEMUAN INI MENGUBAH SEGALA SESUATU? ATAU TIM AS AKAN HANYA MEMPERKUAT GAMBARAN DIRI SEBAGAI NEGARA YANG TIDAK MENGHORMATI KEPUTUSAN INDEPENDEN? TETAP TUNGGU UPDATE TERBARU – SITUASI SUDAH MENJADI LEBIH PANAS DARI PERNAH SEBEL
- #NobelPerdamaian2025
- #MariaCorinaMachado
- #DonaldTrump